BeritaJawa Barat

Sinergitas Lembaga Jadi Kunci Penguatan Perlindungan Anak di Kabupaten Bogor

×

Sinergitas Lembaga Jadi Kunci Penguatan Perlindungan Anak di Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini

Hatiandetik.co , Bogor, 24 November 2025 — Upaya meningkatkan perlindungan anak di Kabupaten Bogor diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pencegahan dan Penanganan Kasus Anak yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor. Acara ini melibatkan 15 lembaga pemerhati anak dan bertujuan menyamakan pemahaman terkait pencegahan kekerasan serta penanganan kasus anak.

Kepala Dinas DP3AP2KB, Sussy Rahayu Agustini, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, psikologis, seksual, penelantaran ekonomi, kekerasan digital, bullying, hingga Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki sekitar 1,8 juta anak dari total jumlah penduduk 5,8 juta, sehingga pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan keluarga, mental anak, dan perlindungannya.

Kegiatan ini juga dihadiri Yayasan Cahaya Madani Indonesia (YCMI) yang beralamat di Dusun Jambatan Satu RT 01 RW 01, Puspasari-Citeureup. Perwakilannya, Achmad Darmawan, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman praktis yang dapat diterapkan sesuai regulasi, termasuk UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, PERDA Kabupaten Bogor No. 5 Tahun 2015 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, serta PERDA Kabupaten Bogor No. 3 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.

Achmad menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM lembaga pemerhati anak sangat penting agar setiap institusi dapat berkontribusi optimal dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan kegiatan ini, DP3AP2KB berharap sinergitas antar lembaga semakin kuat sehingga upaya perlindungan anak di Kabupaten Bogor dapat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan.

(Irwandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *