WAY KANAN – Bupati Way Kanan yang juga Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu
Asalasiyah, S.Ked., menghadiri sekaligus
membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Al-Hadi Syariah, Kecamatan Baradatu, Sabtu (25/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua
HIMPAUDI Provinsi Lampung, Kepala Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan, Camat serta
Bunda Paud Kecamatan Baradatu, dan jajaran pengurus HIMPAUDI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Rakorwil diselenggarakan sebagai forum penguatan kelembagaan organisasi sekaligus mempererat koordinasi dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Way Kanan, Ayu Asalasiyah, berharap kegiatan
tersebut dapat menjadi momentum
memperkuat sinergi dan kolaborasi antar
pengurus HIMPAUDI dalam mendukung
berbagai program strategis pemerintah di
bidang pendidikan.
Menurutnya, rapat koordinasi memiliki peran
penting sebagai sarana harmonisasi kebijakan dan penyamaan langkah dalam meningkatkan mutu layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
“Himpaudi merupakan organisasi yang memiliki peran strategis sebagai wadah peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini,” kata Bupati Ayu Asalasiyah.
Melalui organisasi ini, berbagai
program pengembangan pengembangan kompetensi guru terus diperkuat sehingga mampu layanan pendidikan yang dapat
menghasilkan semakin berkualitas.
Bunda Paud Ayu juga menungkapkan bahwa
peran guru PAUD menjadi semakin penting
seiring implementasi kebijakan nasional Wajib Belajar 13 Tahun, yang memasukkan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kualitas layanan pendidikan sejak usia dini.
la menegaskan bahwa guru PAUD tidak hanya bertugas memberikan pembelajaran dasar, tetapi juga berperan membentuk karakter, membangun berbahasa, kemampuan menanamkan nilai-nilai sosial, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
“Guru PAUD adalah ujung tombak dalam
membangun fondasi karakter anak. Mereka
bukan hanya mengajar, tetapi menumbuhkan keberanian anak juga untuk bereksplorasi, belajar bekerja berkomunikasi dengan santun, serta mempersiapkan mereka agar siap mengikuti jenjang pendidikan berikutnya,” ungkapnya.
Selain itu, saat ini Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terus memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan anak usia dini melalui berbagai program, mulai dari perluasan akses pendidikan, penyediaan sarana pembelajaran, peningkatan kompetensi pendidik, hingga penguatan organisasi profesi seperti HIMPAUDI.
“Kami berharap hasil rapat koordinasi ini
mampu memperkuat kerja sama seluruh
pengurus HIMPAUDI dalam merumuskan
berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, kita optimis dapat mempersiapkan generasi yang
cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.












